• Top Clicks

  • Terima kasih QduT…

    Di awal 30 tahun usiamu kita selalu bahagia
    Di awal 5 tahun pernikahanmu kita tetap bahagia
    Di awal anak keduamu lahir kita makin bahagia
    Di awal kebahagian ulang tahunmu
    kita akan selalu tetap makin bahagia

    Terima kasih cinta
    Terima kasih sayang
    Terima kasih QduT

    Semoga kebahagiaan itu selalu ada untuk kita
    Semoga harapan itu akan tetap selalu ada untuk kita


    Kupersembahkan untuk istriku tercinta
    “My lovely Dewi”

    Advertisements

    Panggung 3 Tahun

    image_133
    Anakku Dzaky mulai senang dgn dunia seni..
    Setiap ditanya cita2nya selalu dia jawab “ingin jadi penyanyi biar kaya NIDJI”
    entah dari mana inspirasi itu datang ke otak anakku itu (mungkin karna Giring Kriwil sang vokalis nyaa… heheh).
    mulai dari minta dibelikan gitar, keyboard, suling sampe ke drum (meski semuanya kubelikan versi mainan) sampai akhirnya dia microphone trus minta tiangnya juga… helehhh gaya nyanyinya bikin pegel perutku ketawa-ketiwi
    komplit sudah perlengkapan musiknya.. image_132
    tadinya kupikir sudah selesai semua permintaan anakku itu.. ternyata…
    saat dia asyik nyanyi2 sambil pegang mic n tiangnya laksana Giring Nidji sedang show…
    pelan-pelan dia berbisik ketelingaku … ” Ayah dzaky beliin panggung dooong….”
    Ya ampuuunnnn… kirain dah selesaiii… (sambil ngusap2 dada…)

    Hari H Operasi Caesar

    Hari yang dinanti akhirnya datang juga… dari semalam aku gak lepas untuk tetap berdzikir, begitu pula istriku.
    Paginya ternyata si Mbak sakit terpaksa aku minta tolong mertuaku yang antar istriku ke RS, dan aku anter si mba ke klinik, khawatir dia terkena DB tapi alhamdulillah setelah cek darah ternyata negatif hanya campak kata dokter….
    Siangnya aku susul istriku ke RS, alhamdulillah sudah masuk ruang operasi.
    Puji Syukur kehadirat-Mu Yaa Allah… akhirnya jam 17.35 tanggal 20 Februari 2009 anakku yang kedua lahir.. Laki-laki dengan berat 4,504 Kg dan panjang 52 cm.

    Muhammad Royyan AsShiddiq

    Muhammad Royyan AsShiddiq


    Rasa senang, gembira, haru bercampur menjadi satu… Subahanalloh Besar sekali anakku…!!
    Continue reading

    Menunggu kelahiran adiknya dzaky

    Bulan ini rasanya bikin hati deg-degan…
    Rasanya seperti makan permen nano-nano yang rasanya campur aduk… harap cemas campur rasa bahagia menunggu kelahiran anakku yang kedua…
    menurut hasil USG alhamdulillah bayinya sehat dan Insya Allah lahir anak laki-laki… mungkin ini doa dari abangnya yg kepengen banget punya adik laki, ” abis kalau ade’nya laki-laki nanti bisa maen bola bareng sama abang…” katanya semangat banget.
    terakhir kali periksa beratnya sudah -+ 3 Kg welehhh… kayaknya bisa lebih besar dari abangnya yg lahir beratnya 4.4 Kg.
    Istriku sabar ya sayang… jangan lupa tetap berdzikir dan berdoa semoga kamu dan bayinya sehat selalu dan diberi kelancaran disaat melahirkan nanti.

    Memperingati 80 th’ Soempah Pemoeda

    Soempah Pemoeda
    Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Bertoempah Darah Jang Satoe, Tanah Indonesia.
    Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Berbangsa Jang Satoe, Bangsa Indonesia.
    Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mendjoendjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa Indonesia.

    Kongres Pemuda II

    Gagasan penyelenggaraan Kongres Pemuda Kedua berasal dari Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI), sebuah organisasi pemuda yang beranggota pelajar dari seluruh Indonesia. Atas inisiatif PPPI, kongres dilaksanakan di tiga gedung yang berbeda dan dibagi dalam tiga kali rapat.
    Rapat pertama, Sabtu, 27 Oktober 1928, di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Lapangan Banteng. Dalam sambutannya, ketua PPI Soegondo (lihat Sugondo Djojopuspito) berharap kongres ini dapat memperkuat semangat persatuan dalam sanubari para pemuda. Acara dilanjutkan dengan uraian Moehammad Yamin tentang arti dan hubungan persatuan dengan pemuda. Menurutnya, ada lima faktor yang bisa memperkuat persatuan Indonesia yaitu sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan
    Rapat kedua, Minggu, 28 Oktober 1928, di Gedung Oost-Java Bioscoop, membahas masalah pendidikan. Kedua pembicara, Poernomowoelan dan Sarmidi Mangoensarkoro, berpendapat bahwa anak harus mendapat pendidikan kebangsaan, harus pula ada keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan di rumah. Anak juga harus dididik secara demokratis.
    Pada sesi berikutnya, Soenario menjelaskan pentingnya nasionalisme dan demokrasi selain gerakan kepanduan. Sedangkan Ramelan mengemukakan, gerakan kepanduan tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nasional. Gerakan kepanduan sejak dini mendidik anak-anak disiplin dan mandiri, hal-hal yang dibutuhkan dalam perjuangan.
    Sebelum kongres ditutup diperdengarkan lagu “Indonesia Raya” karya Wage Rudolf Supratman yang dimainkan dengan biola (dimainkan dengan biola saja atas saran Sugondo kepada Supratman, lihat juga Sugondo Djojopuspito). Lagu tersebut disambut dengan sangat meriah oleh peserta kongres. Kongres ditutup dengan mengumumkan rumusan hasil kongres. Oleh para pemuda yang hadir, rumusan itu diucapkan sebagai Sumpah Setia
    Demikian isi dari Soempah Pemoeda yang merupakan sumpah setia hasil dari rumusan Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia atau dikenal dengan Kongres Pemuda II, dibacakan pada 28 Oktober 1928. Tanggal ini kemudian diperingati sebagai “Hari Sumpah Pemuda”.

    * dikutip dari wikipedia

    Continue reading

    Iedul Fitri 1429 H


    رَبَّنَا إِنَّكَ مَن تُدْخِلِ النَّارَ فَقَدْ أَخْزَيْتَهُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنصَارٍ

    رَّبَّنَا إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُنَادِي لِلإِيمَانِ أَنْ آمِنُواْ بِرَبِّكُمْ فَآمَنَّا رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الأبْرَارِ

    رَبَّنَا وَآتِنَا مَا وَعَدتَّنَا عَلَى رُسُلِكَ وَلاَ تُخْزِنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّكَ لاَ تُخْلِفُ الْمِيعَادَ

    “Ya Tuhan kami, sesungguhnya barangsiapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan ia, dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun. Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman (yaitu): “Berimanlah kamu kepada Tuhan-mu”, maka kamipun beriman. Ya Tuhan kami ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang berbakti. Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau. Dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji.” (QS 3:192-194)

    Waktu mengalir bagaikan air…
    Bulan Ramadhan kan segera berakhir…

    Sucikan diri dan hati…
    Hilangkan dendam,,iri, ,dan dengki…
    Rangkailah tali perdamaian selalu saat ini dan nanti…
    Demi meraih Ridho ILLAHI…

    Zulfikar weblog & keluarga mengucapkan :

    Mohon Maaf Lahir dan Batin…
    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H…

    Semoga segala amal perbuatan dan doa kita semua diterima ALLAH Subhaana Wa Ta’aala…
    Amiiin… Amiiin…Yaa Robbal ‘alamiiin…

    ngabuburit…

    Sore itu tanpa direncanakan aku pergi ngabuburit sambil bersilaturrahim ke tempat teman.
    “Apakabar Bro.. dah lama nih kita gak ketemu” wajahnya nampak sekali sumringah, semenjak bulan ramadhan aku dan harry jarang main atau ketemuan bareng temen2 di komunitas TC125 dan anak2 Thukul (thunder kuliner).

    Seperti biasa kita ngobrol macem, dari mulai soal motor sampe soal kuliner bareng Thukul…
    memang asyik sampai gak sadar kalo saat itu sudah menjelang maghrib.
    spontanitas aku pamit sambil mengajak untuk ikut I’tikaf malam nanti, walau tadinya agak sungkan untuk mengajaknya… maklum anak gaul apalagi sering menyebut dirinya begundal ;D, di kebanyakan anak muda banyak yang kurang berminat jika diajak ke masjid.

    Tanpa kusangka ternyata dengan bersemangat dia mengiyakan ajakanku, Alhamdulillah puji syukur kehadirat-Mu ya Rabb.
    ” wah boleh tuh mas.. dah lama kepengen belajar, nah mumpung ada yang ngajakin kenapa nggak…!!” sambutan yang lumayan bersemangat fikirku.
    ” ok kalo gitu nanti malam dijemput… kita i’tikaf di masjid harapan jaya” ujarku.
    “assalamu’alaikum bro… “, sambil kunyalakan motor thunder ku.
    Sepanjang perjalanan ku, terlintas dalam renunganku rasa masih tidak percaya… hehehe
    semuanya karena kehendak Allah SWT, segala sesuatu baik yang direncanakan oleh kita atau tidak mungkin saja akan terjadi tanpa kita sadari, Allohu ‘Azza wajalla.

    “Ya Allah puji syukur ku sembahkan atas segala kesempatan yang engkau berikan semoga kudapatkan kekuatan”
    “Ya Allah ringankanlah segala langkah ku, ku ingin selalu Taqorrub kepada-Mu semoga kudapatkan Lailatul Qadr-Mu”
    اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى
    “Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku).” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani. Lihat Ash Shohihah)